MOJOSARI
Saya senang ketika pulang dari Surabaya sore hari. Ketika memasuki wilayah Mojosari. Suasana sejuk. Laju lalu lintas tidak terlalu padat. Pohon akasia menaungi kiri kanan jalan raya. KEmudian mampir di warung es oyen embong tengah. Tahun 2007. Namun suasananya kini banyak berubah. YAng paling menonjol yaitu kepadatan lalu lintas meningkat.
Mojosari adalah sebuah kecamatan
di Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Pusat kecamatan ini
berjarak 18 km sebelah timur Kota Mojokerto. Mojosari berada di Jalan Nasional
Rute 24 yang menghubungkan kota Mojokerto dengan Kecamatan Gempol, Pasuruan.
Mojosari secara de facto
merupakan ibu kota Kabupaten Mojokerto, dan saat ini banyak gedung pemerintahan
yang dipindahkan dari Kota Mojokerto ke Mojosari. Mojosari merupakan salah satu
kota kecil sebagai ibu kota kabupaten Mojokerto yang berada di kaki Gunung
Welirang, berjarak sekitar 15 km utara Pacet. Mojosari sebagai kota Adipura
memiliki keindahan kota yang berbeda dengan kota lainnya, pepohonan yang
rindang, pot bunga di sepanjang jalan dan kebersihan kota yang terjaga dengan
baik. Dengan begitu udara Mojosari sangat sejuk dan segar sehingga Mojosari
disebut sebagai kota Mozart van Java. Budidaya peternakan itik petelur kualitas
unggulan di Mojosari juga berkembang pesat dengan nama populer "Bebek
Mojosari".
Stadion Gajah Mada yang juga
markas klub sepak bola kabupaten Mojokerto, PS. Mojokerto Putra berada di Kota
Mojosari. Di Mojosari terdapat Candi Bangkal, peninggalan dari kerajaan
Majapahit.
Kota Mojosari adalah salah satu
kota di Provinsi Jawa Timur, Indonesia, sebagai salah satu hasil pemekaran dari
Kabupaten Mojokerto.
Kabupaten Mojokerto terdiri atas
18 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah desa dan kelurahan. Dulu pusat
pemerintahan berada tepat di Kota Mojokerto, tetapi kini banyak gedung dan
kantor pemerintahan yang dipindahkan ke Kecamatan Mojosari sebelah timur Kota
Mojokerto setelah Kota Mojokerto berdiri terpisah pada tanggal 20 Juni 1918.


Komentar
Posting Komentar